Profil

Latar Belakang

Di tengah kehidupan yang terus berubah dan kesibukan zaman yang kian padat, Al-Qur'an senantiasa hadir sebagai pedoman yang memberi arah dan menenangkan hati. Namun, kedekatan dengan Al-Qur'an tidak datang dengan sendirinya; ia perlu terus dibangun melalui proses belajar, pembiasaan, dan pendampingan yang berkelanjutan agar anak-anak serta keluarga kita dapat bertumbuh bersama Al-Qur'an.

 

Kami menyadari bahwa tidak semua anak memiliki kesempatan dan ritme belajar yang sama. Ada yang perlu memperbaiki bacaan, ada yang memiliki azam untuk menghafal, dan ada pula yang membutuhkan pendampingan khusus agar hafalannya senantiasa terjaga. Semua ini membutuhkan lingkungan belajar yang kondusif dan terarah.

 

Tentang Kami

Menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Qur’an Mawhiba hadir sebagai ruang pendidikan dan pembinaan untuk mendampingi masyarakat dalam perjalanan mengenal, membaca, menghafal, menjaga, dan mencintai Al-Qur'an. Kami berikhtiar menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, bertahap, dan terbuka bagi setiap individu untuk bertumbuh sesuai dengan kemampuan serta tahapannya masing-masing.

 

Bagi kami, pendidikan Al-Qur'an bukan sekadar pencapaian teknis dalam membaca atau seberapa banyak jumlah hafalan. Lebih dari itu, ini adalah tentang membangun kedekatan dan kecintaan yang berkelanjutan, sehingga Al-Qur'an tidak hanya dibaca dan dihafal, tetapi juga dipahami dan diupayakan hadir menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari.

 

Visi

"Menjadi pusat pendidikan Al-Qur'an yang melahirkan generasi Qur'ani melalui pembelajaran yang berkualitas, sistematis, dan berkelanjutan."

 

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan tahsin dan tahfizh Al-Qur'an.
  • Menumbuhkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an.
  • Membentuk karakter dan akhlak Qur'ani.
  • Mengembangkan tata kelola pendidikan Al-Qur'an yang profesional.

 

Sejarah Pendirian

Rumah Al-Qur'an Mawhiba mulai merajut langkah dan khidmatnya pada hari Rabu, 23 September 2026, yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Akhir 1448 Hijriah.